Sabtu, 07 Desember 2013

Riedl Akui PSSI Belum Lunasi Tunggakan Gajinya

Jakarta - PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) mengaku telah menyelesaikan persoalaan tunggakan gaji yang dialami Alfred Riedl tiga tahun lalu. Tapi pelatih Austria itu justru mengklaim bahwa gajinya belum dilunasi sepenuhnya.

Seperti diketahui, komunikasi antara PSSI dan Riedl sudah dilakukan sejak November lalu. Dalam komunikasi itu, muncul keinginan untuk mengembalikan Riedl sebagai juru racik timnas.

Sebelumnya, Ketua BTN, La Nyalla Mattalitti juga sempat menyatakan akan menyelesaikan masalah tunggakan gaji Riedl lebih dulu kemudian membuat kontrak.

Senada dengan PSSI, Riedl pun bersedia. Alasannya, ia ingin memperbaiki kesalahan yang yang lalu dan ingin membawa timnas Indonesia menjadi juara.

Riedl sendiri bukan wajah baru di tim nasional Indonesia. Dia pernah melatih Skuat Garuda pada periode Mei 2010-Juli 2011. Dia membawa Indonesia ke final Piala AFF 2010, sebelum akhirnya timnas kalah dari Malaysia.

Riedl saat itu diberhentikan secara sepihak oleh PSSI dan digantikan oleh Wim Rijsbergen. Karena pergantian sepihak itu, otomatis PSSI yang masih ada kontrak dengan Riedl sampai 27 November 2012 harus mengganti rugi sisa kontrak sebesar 75 persen.

Total biaya yang dikeluarkan, menurut PSSI adalah 120 ribu dollar AS untuk tunggakan gaji, 4 ribu dollar AS untuk biaya administrasi pelaporan ke FIFA. Total 124 ribu dollar AS yang harus dibayarkan oleh PSSI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar