Jakarta - PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) mengaku
telah menyelesaikan persoalaan tunggakan gaji yang dialami Alfred Riedl
tiga tahun lalu. Tapi pelatih Austria itu justru mengklaim bahwa
gajinya belum dilunasi sepenuhnya.
Seperti diketahui, komunikasi
antara PSSI dan Riedl sudah dilakukan sejak November lalu. Dalam
komunikasi itu, muncul keinginan untuk mengembalikan Riedl sebagai juru
racik timnas.
Sebelumnya, Ketua BTN, La Nyalla Mattalitti juga
sempat menyatakan akan menyelesaikan masalah tunggakan gaji Riedl lebih
dulu kemudian membuat kontrak.
Senada dengan PSSI, Riedl pun
bersedia. Alasannya, ia ingin memperbaiki kesalahan yang yang lalu dan
ingin membawa timnas Indonesia menjadi juara.
Riedl sendiri bukan
wajah baru di tim nasional Indonesia. Dia pernah melatih Skuat Garuda
pada periode Mei 2010-Juli 2011. Dia membawa Indonesia ke final Piala
AFF 2010, sebelum akhirnya timnas kalah dari Malaysia.
Riedl saat
itu diberhentikan secara sepihak oleh PSSI dan digantikan oleh Wim
Rijsbergen. Karena pergantian sepihak itu, otomatis PSSI yang masih ada
kontrak dengan Riedl sampai 27 November 2012 harus mengganti rugi sisa
kontrak sebesar 75 persen.
Total biaya yang dikeluarkan, menurut
PSSI adalah 120 ribu dollar AS untuk tunggakan gaji, 4 ribu dollar AS
untuk biaya administrasi pelaporan ke FIFA. Total 124 ribu dollar AS
yang harus dibayarkan oleh PSSI.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar